▴Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat▴ - Peningkatan Kapasitas Kader dan Monitoring Pencatatan Pelaporan Penilaian Kader Desa Klepu
- Edukasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita Melalui Pengabdian Masyarakat di Desa Klepu
- GERMAS di Desa Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, 30 Agustus 2025
- Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Desa Keniten Menjadi Nol
- GERMAS di Desa Jabon, Kabupaten Mojokerto, 7 Juli 2025
- GERMAS di Desa Banaran, Kabupaten Tulungagung, 29 Juni 2025
- GERMAS di Desa Sumberagung, Kabupaten Nganjuk, 20 Juli 2025
- GERMAS di Desa Bakung, Kabupaten Blitar, 13 Juli 2025
- GERMAS di Kelurahan Panancangan, Kota Serang, Banten, 13 Juni 2025
- GERMAS di Kabupaten Blitar, 1 Juni 2025
Konsolidasi BKKBN dengan Poltekkes Malang
Workshop Kerjasama
.jpg)
Keterangan Gambar : Kegiatan Konsolidasi BKKBN dan Polkesma
Poltekkes Kemenkes Malang sebagai salah satu institusi yang bergerak di bidang pendidikan kesehatan mempunyai tanggung jawab untuk berperan serta dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat dalam hal ini kususnya stunting. Upaya tersebut dapat diwujudkan salah satunya dengan melaksanakan kegiatan Kerjasama untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat agar dapat merata dan menyeluruh.
Jumat, 13 november 2020 Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) telah melakukan kunjungan untuk menetapkan konsolidasi dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.
Acara konsolidasi Kerjasama antara BKKBN dan Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang dihadiri oleh wakil direktur I politeknik Kesehatan kemenkes malang, kapus penelitian dan pengabmas, kapus pengembangan Pendidikan, coordinator CoE, IPE dan IPC. Sukamto, SE. M.Si selaku coordinator bidang pelatihan, penelitian dan pengembangan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Peneliti Madya BKKBN DR. RR. Iswari Hariastuti, Dra. M.Kes beserta staff. Tidak luput Tim Peneliti dari Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang setiap Jurusan.
Wakil Direktur I Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Dr. Moh. Wildan, A.Per.Pen., M.Pd ,beliau menegaskan bahwa pencegahan stunting sangat perlu dikembangkan mengingat masih banyak balita di Indonesia yang stunting. Sebagai upaya adalah melakukan pengembangan di bidang penelitian dan pengabmas. Wadir-I Polkesma mengucapkan banyak terimakasih kepada tim BKKBN yang telah menyempatkan hadir untuk membahas lebih lanjut kegiatan Kerjasama ini.
Tidak berakhir di situ TIM BKKBN Prov. Jatim juga melakukan kunjungan langsung ke Lab CoE Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Laboratorium Center of Excellent (CoE) Pusat Unggulan IPTEK
Politeknik Kesehataan Kemenkes Malang merupakan laboratorium pelayanan,sehingga kebutuhan rutin yang dimaksud dalam hal ini adalah kebutuhan untuk pelaksanaan penelitian/pengujian dan pelatihan mahasiswa/dosen/peneliti/masyarakat yang telah disediakan di laboratorium Center of Excellent (CoE) Pusat Unggulan IPTEK Politeknik Kesehataan Kemenkes Malang.
Presentasi Tim Gizi
Tim Kebidanan Malang






