▴Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat▴ - Peningkatan Kapasitas Kader dan Monitoring Pencatatan Pelaporan Penilaian Kader Desa Klepu
- Edukasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita Melalui Pengabdian Masyarakat di Desa Klepu
- GERMAS di Desa Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, 30 Agustus 2025
- Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Desa Keniten Menjadi Nol
- GERMAS di Desa Jabon, Kabupaten Mojokerto, 7 Juli 2025
- GERMAS di Desa Banaran, Kabupaten Tulungagung, 29 Juni 2025
- GERMAS di Desa Sumberagung, Kabupaten Nganjuk, 20 Juli 2025
- GERMAS di Desa Bakung, Kabupaten Blitar, 13 Juli 2025
- GERMAS di Kelurahan Panancangan, Kota Serang, Banten, 13 Juni 2025
- GERMAS di Kabupaten Blitar, 1 Juni 2025
GERMAS di Ponpes Nurul Islam Jember, 25 November 2023
GERMAS di Ponpes Nurul Islam Jember

Keterangan Gambar : GERMAS di Ponpes Nurul Islam Jember bersama Poltekkes Kemenkes Malang dan Komisi IX DPR RI
Jember, 25 November 2023 — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Penyakit Tidak Menular (PTM) terus dilakukan oleh Poltekkes Kemenkes Malang melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Puslitmas). Bersama dengan Komisi IX DPR RI, kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) kembali digelar, kali ini di Pondok Pesantren Nurul Islam, Desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.
Acara ini dihadiri oleh Dr. Moh. Wildan, A.Per.Pen., M.Pd selaku Direktur Poltekkes Kemenkes Malang, Ir. Nur Yasin dari Komisi IX DPR RI, Sri Winarni, S.Pd., M.Kes selaku Kepala Puslitmas, serta narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, yaitu dr. Dwi Handarisasi, S.Psi. Sebanyak 600 peserta, termasuk warga sekitar, santri, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat, turut berpartisipasi dalam kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB hingga sore hari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, laporan ketua pelaksana, sambutan Direktur Polkesma, serta paparan dari Komisi IX DPR RI. Materi utama terkait PTM dan deteksi dini disampaikan oleh narasumber dari Dinas Kesehatan, dilanjutkan sesi diskusi dan tanya jawab, serta diakhiri dengan foto bersama dan penutupan.
Bahaya PTM dan Pentingnya Deteksi Dini
Penyakit Tidak Menular kini menjadi ancaman serius kesehatan global dan nasional. Data dari Riskesdas 2018 menunjukkan peningkatan signifikan pada prevalensi PTM seperti hipertensi, stroke, diabetes, kanker, dan penyakit ginjal kronis. Di tengah kondisi pascapandemi, kelompok komorbid yang belum mendapatkan vaksinasi menjadi sangat rentan terhadap komplikasi berat.
Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pengetahuan tentang faktor risiko PTM, pentingnya gaya hidup sehat, serta urgensi vaksinasi sebagai bagian dari pencegahan komorbid. Diskusi berlangsung interaktif, dengan peserta antusias menyampaikan pertanyaan dan pengalaman pribadi terkait kesehatan.
Tujuan dan Harapan Kegiatan
- Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap bahaya PTM
- Mendorong masyarakat untuk melakukan deteksi dini secara mandiri
- Mengajak masyarakat membudayakan perilaku hidup sehat
- Memberikan edukasi pentingnya vaksinasi dalam perlindungan kesehatan
Mendorong Transformasi Kesehatan Melalui Aksi Nyata
Poltekkes Kemenkes Malang terus menunjukkan peran aktifnya sebagai institusi pendidikan yang peduli terhadap kesehatan masyarakat. Kolaborasi dengan Komisi IX DPR RI menjadi sinergi strategis dalam menjangkau lapisan masyarakat luas, termasuk komunitas pondok pesantren. Kegiatan GERMAS ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dalam membentuk lingkungan yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.






