▴Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat▴ - Peningkatan Kapasitas Kader dan Monitoring Pencatatan Pelaporan Penilaian Kader Desa Klepu
- Edukasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita Melalui Pengabdian Masyarakat di Desa Klepu
- GERMAS di Desa Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, 30 Agustus 2025
- Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Desa Keniten Menjadi Nol
- GERMAS di Desa Jabon, Kabupaten Mojokerto, 7 Juli 2025
- GERMAS di Desa Banaran, Kabupaten Tulungagung, 29 Juni 2025
- GERMAS di Desa Sumberagung, Kabupaten Nganjuk, 20 Juli 2025
- GERMAS di Desa Bakung, Kabupaten Blitar, 13 Juli 2025
- GERMAS di Kelurahan Panancangan, Kota Serang, Banten, 13 Juni 2025
- GERMAS di Kabupaten Blitar, 1 Juni 2025
GERMAS di Kelurahan Ngaglik, Kota Batu, 16 Maret 2024
GERMAS di Kota Batu

Keterangan Gambar : Sosialisasi GERMAS di Kota Batu bersama Poltekkes Kemenkes Malang dan Komisi IX DPR RI
Kota Batu, 16 Maret 2024 — Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya Penyakit Tidak Menular (PTM) dan pentingnya gaya hidup sehat, Poltekkes Kemenkes Malang melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Puslitmas), bersama Komisi IX DPR RI, kembali menggelar Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Balai Kelurahan Ngaglik, Kota Batu.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kissa Bahari, S.Kep, Ns., PhD NS, Wakil Direktur III Poltekkes Kemenkes Malang; Kris Dayanti, anggota Komisi IX DPR RI; serta Sri Winarni, S.Pd., M.Kes, Kepala Puslitmas. Narasumber utama berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Lebih dari 600 peserta dari berbagai kalangan hadir, termasuk kader posyandu, ibu PKK, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum.
Rangkaian Acara dan Penyampaian Materi
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta dan pemeriksaan kesehatan PTM secara gratis. Setelah pembukaan, peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama.
Ketua Pelaksana Sri Winarni membuka acara dengan laporan kegiatan, dilanjutkan sambutan resmi dari Wakil Direktur III Poltekkes Kemenkes Malang. Arahan sekaligus dukungan terhadap pentingnya implementasi GERMAS disampaikan langsung oleh Kris Dayanti dari Komisi IX DPR RI.
Paparan materi inti disampaikan oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, yang menyoroti peningkatan prevalensi PTM, pentingnya deteksi dini, serta langkah preventif yang bisa diterapkan secara mandiri. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta.
Waspada PTM dan Pentingnya Deteksi Dini
Penyakit Tidak Menular seperti hipertensi, stroke, diabetes, dan penyakit ginjal kronik telah menjadi ancaman nyata bagi masyarakat Indonesia. Berdasarkan Riskesdas 2018, angka kasus PTM mengalami kenaikan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan edukasi, tetapi juga akses langsung terhadap layanan deteksi dini. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sebelum acara memberi pengalaman praktis kepada peserta tentang pentingnya pemantauan kesehatan secara rutin.
Tujuan dan Harapan Kegiatan
- Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang risiko dan bahaya PTM
- Mengajak masyarakat melakukan deteksi dini secara berkala
- Mendorong pembiasaan perilaku hidup sehat dalam keluarga dan lingkungan
- Memperkuat sinergi antara masyarakat dan lembaga dalam upaya promotif dan preventif kesehatan
Mendorong Transformasi Kesehatan Melalui Aksi Nyata
Sosialisasi GERMAS di Kota Batu ini menjadi langkah konkret dalam mendekatkan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Kolaborasi antara Poltekkes Kemenkes Malang dan Komisi IX DPR RI membuktikan bahwa transformasi kesehatan tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga aksi nyata di tingkat komunitas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin peduli, sadar, dan mampu berperan aktif dalam mencegah PTM serta menjaga kesehatan secara berkelanjutan.






