▴Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat▴ - Peningkatan Kapasitas Kader dan Monitoring Pencatatan Pelaporan Penilaian Kader Desa Klepu
- Edukasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita Melalui Pengabdian Masyarakat di Desa Klepu
- GERMAS di Desa Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, 30 Agustus 2025
- Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Desa Keniten Menjadi Nol
- GERMAS di Desa Jabon, Kabupaten Mojokerto, 7 Juli 2025
- GERMAS di Desa Banaran, Kabupaten Tulungagung, 29 Juni 2025
- GERMAS di Desa Sumberagung, Kabupaten Nganjuk, 20 Juli 2025
- GERMAS di Desa Bakung, Kabupaten Blitar, 13 Juli 2025
- GERMAS di Kelurahan Panancangan, Kota Serang, Banten, 13 Juni 2025
- GERMAS di Kabupaten Blitar, 1 Juni 2025
GERMAS di Desa Kebon Agung, Kabupaten Bojonegoro, 5 Februari 2024
GERMAS di Kabupaten Bojonegoro

Keterangan Gambar : GERMAS di Kabupaten Bojonegoro bersama Poltekkes Kemenkes Malang dan Komisi IX DPR RI
Bojonegoro, 5 Februari 2024 — Sebagai bagian dari upaya nasional menekan prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM), Poltekkes Kemenkes Malang melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Puslitmas), bersama Komisi IX DPR RI, kembali menggelar kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Kali ini kegiatan dilaksanakan di Desa Kebon Agung, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Moh. Wildan, A.Per.Pen., M.Pd, Direktur Poltekkes Kemenkes Malang; Abidin Fikri, anggota Komisi IX DPR RI; serta Sri Winarni, S.Pd., M.Kes, Kepala Puslitmas Polkesma. Sosialisasi juga menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dan diikuti oleh lebih dari 600 peserta, terdiri dari kader posyandu, ibu PKK, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, dan warga sekitar.
Rangkaian Acara dan Penyampaian Materi
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan registrasi dan pemeriksaan PTM kepada peserta oleh petugas Dinas Kesehatan. Setelah pembukaan resmi, para peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengikuti doa bersama.
Ketua Pelaksana Sri Winarni menyampaikan laporan kegiatan, disusul sambutan dari Direktur Poltekkes Kemenkes Malang yang sekaligus membuka acara. Komisi IX DPR RI melalui Abidin Fikri menyampaikan dukungan terhadap implementasi GERMAS di daerah sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam bidang kesehatan masyarakat.
Materi inti disampaikan oleh perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dengan penekanan pada pentingnya mengenali gejala PTM sejak dini, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan berkala. Diskusi dan tanya jawab berlangsung aktif dengan partisipasi warga yang tinggi.
Waspadai PTM dan Pentingnya Perubahan Perilaku
Penyakit Tidak Menular seperti stroke, hipertensi, diabetes, dan gagal ginjal menjadi beban ganda bagi masyarakat dan negara. Data Riskesdas 2018 menunjukkan tren peningkatan signifikan kasus PTM dalam lima tahun terakhir.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya diberikan edukasi, tetapi juga akses langsung pada layanan kesehatan preventif. Ini menjadi bukti bahwa pencegahan dan deteksi dini bisa dilakukan secara nyata dan terjangkau di tingkat komunitas.
Tujuan dan Harapan Kegiatan
- Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap risiko dan dampak PTM
- Mendorong masyarakat melakukan deteksi dini secara rutin
- Menumbuhkan budaya hidup sehat berbasis keluarga dan lingkungan
- Mengajak masyarakat terlibat aktif dalam transformasi sistem kesehatan
Mendorong Transformasi Kesehatan Melalui Aksi Nyata
Sosialisasi GERMAS di Bojonegoro pada 5 Februari 2024 menjadi bentuk nyata dari komitmen Poltekkes Kemenkes Malang dan Komisi IX DPR RI dalam memperkuat edukasi dan layanan promotif-preventif bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi berkelanjutan ini, diharapkan tercipta kesadaran dan perubahan perilaku menuju pola hidup sehat yang lebih luas dan mendalam. Deteksi dini bukan hanya pilihan, melainkan kebutuhan yang harus disadari oleh seluruh lapisan masyarakat.






