▴Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat▴ - Peningkatan Kapasitas Kader dan Monitoring Pencatatan Pelaporan Penilaian Kader Desa Klepu
- Edukasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita Melalui Pengabdian Masyarakat di Desa Klepu
- GERMAS di Desa Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, 30 Agustus 2025
- Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Desa Keniten Menjadi Nol
- GERMAS di Desa Jabon, Kabupaten Mojokerto, 7 Juli 2025
- GERMAS di Desa Banaran, Kabupaten Tulungagung, 29 Juni 2025
- GERMAS di Desa Sumberagung, Kabupaten Nganjuk, 20 Juli 2025
- GERMAS di Desa Bakung, Kabupaten Blitar, 13 Juli 2025
- GERMAS di Kelurahan Panancangan, Kota Serang, Banten, 13 Juni 2025
- GERMAS di Kabupaten Blitar, 1 Juni 2025
GERMAS di Desa Demuk, Kabupaten Tulungagung, 17 Januari 2024
GERMAS di Tulungagung

Keterangan Gambar : GERMAS di Tulungagung bersama Poltekkes Kemenkes Malang dan Komisi IX DPR RI
Tulungagung, 17 Januari 2024 — Dalam upaya memperkuat edukasi masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) dan gaya hidup sehat, Poltekkes Kemenkes Malang melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (Puslitmas), bekerja sama dengan Komisi IX DPR RI, menggelar Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Desa Demuk, Kecamatan Pucanglaban, Kabupaten Tulungagung.
Acara ini dihadiri oleh Dr. Kissa Bahari, Wakil Direktur III Poltekkes Kemenkes Malang; Nurhadi, S.Pd, anggota Komisi IX DPR RI; serta Sri Winarni, S.Pd., M.Kes, Kepala Puslitmas Polkesma. Sebagai narasumber utama hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung. Lebih dari 600 peserta menghadiri kegiatan ini, termasuk kader posyandu, ibu PKK, tenaga kesehatan, serta warga dan perangkat desa setempat.
Rangkaian Acara dan Penyampaian Materi
Sosialisasi dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan registrasi peserta dan penerapan protokol kesehatan. Setelah pembukaan, peserta mengikuti lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama. Kegiatan dilanjutkan dengan laporan kegiatan oleh Ketua Pelaksana, sambutan pembukaan dari pihak Poltekkes Kemenkes Malang, serta arahan dari Komisi IX DPR RI terkait pentingnya mendukung GERMAS sebagai bagian dari transformasi kesehatan nasional.
Paparan materi utama disampaikan oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung yang membahas secara rinci bahaya PTM, pentingnya gaya hidup aktif, pola makan sehat, serta manfaat deteksi dini. Sesi diskusi berlangsung hangat dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman.
Waspada PTM dan Pentingnya Deteksi Dini
PTM seperti hipertensi, diabetes, stroke, dan kanker merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat. Berdasarkan data Riskesdas 2018, tren penyakit ini naik tajam dibandingkan tahun 2013. Kurangnya kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi salah satu penyebab utama.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya deteksi dini, perubahan pola hidup, serta peran aktif dalam menjaga kesehatan pribadi dan keluarga. Informasi seputar vaksinasi dan pencegahan komorbid juga turut diberikan sebagai langkah perlindungan lanjutan pascapandemi.
Tujuan dan Harapan Kegiatan
- Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang risiko dan dampak PTM
- Mendorong masyarakat untuk aktif melakukan deteksi dini secara berkala
- Menumbuhkan perilaku hidup sehat di tingkat individu dan keluarga
- Membangun keterlibatan masyarakat dalam upaya promotif dan preventif kesehatan
Sinergi Berkelanjutan untuk Kesehatan Masyarakat
Sosialisasi GERMAS di Kabupaten Tulungagung menjadi bukti nyata dari sinergi antara lembaga pendidikan kesehatan dan legislatif dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing. Sinergi ini akan terus dilanjutkan demi mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan berkualitas.






